SOAL-SOAL PAI DAN SOAL MAPEL LAIN ONLINE DAN REKAP

SOAL PAI 1 
SOAL PAI 2

HASIL JAWABAN SISWA

PROSES PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 (SAINTIFIK)

https://www.youtube.com/watch?v=Y-Tj0iv2lO0&list=PLsIUK7AHkoOpz2znTO4aYBZDmjp2Eib2d&index=1

PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS
BERBASIS SCIENTIFIC (ILMIAH)
KURIKULUM 2013
(Permendikbud No. 65/2013)

1. MENGAMATI (OBSERVING
Guru tidak cukup berbekal buku teks ke dalam kelas
Guru menyiapkan media pembelajaran yang akan diamati siswa.
Guru tidak memulai dengan memberi tahu siswa, tapi mengajak siswa mencari tahu.
Aktivitas Belajar
Melihat, membaca, mencermati, menyimak, memperhatikan tayangan (video, gambar, dll)
2.     MENANYA (QUESTIONING)
        Guru menahan diri untuk tidak bertanya, tapi mengajak siswa untuk bertanya
        Membuat siswa suka bertanya, bukan guru yang sering bertanya
        Jika hasil pengamatan berupa pertanyaan apa atau masalah maka dikembangkan  problem based learning.
           Jika hasil pengamatan berupa pertanyaan mengapa maka dikembangkan discovery learning/inquiry learning
        Jika hasil pengamatan berupa pertanyaan bagaimana maka dikembangkan  Project learning
        Aktivitas Belajar :
-Mengajukan pertanyaan dari yang faktual sampai ke yang bersifat hipotesis
-Diawali dengan bimbingan guru sampai dengan mandiri
3.     3. MENGEKSPLORASI = PENGUMPULAN DATA (EXSPERIMENTING-MENCOBA) =
Berpikir kritis, berdiskusi, mencoba menggunakan pendekatan siswa belajar aktif baik secara individu, kelompok maupun klasikal.
Aktivitas Belajar :
-Menentukan data yang diperlukan dari pertanyaan yang diajukan
-Menentukan sumber data (benda, dokumen, buku, ekperimen)
-Mengumpulkan data
4.     4. MENGASOSIASI (ASSOCIATING-MENGANALISIS)
Membuat rumusan, menghubungkan materi, mengidentifikasi dan mengklasfikasi data.
Aktivitas Belajar :
-Menganalisis data dalam bentuk membuat kategori, menentukan hubungan data
-Menyimpulkan dari hasil analisis data
5.     5. MENGKOMUNIKASIKAN (COMUNICATING)
Mempresentasikan, Mendialogkan, Menyimpulkan
Aktivitas Belajar :
-Menyampaikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, diagram, bagan, gambar, dll.

ANALISIS KETERKAITAN SKL-KOMPETENSI INTI DAN DASAR

DOWNLOAD DI SINI
A.   Konsep
1.    Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada pendidikan SMK adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dapat dicapai setelah peserta didik menyelesaikan mata belajar. SKL merupakan acuan utama dalam pengembangan Kompetensi Inti (KI), selanjutnya Kompetensi Inti dijabarkan ke dalam Kompetensi Dasar (KD).
2.    Kompetensi Inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai SKL yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas atau program yang menjadi dasar pengembangan KD. KI mencakup: sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang berfungsi sebagai pengintegrasi muatan pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai SKL.
3.    Kompetensi Dasar adalah kemampuan yang menjadi syarat untuk menguasai Kompetensi Inti yang harus dicapai peserta didik melalui proses pembelajaran. Kompetensi Dasar merupakan tingkat kemampuan dalam konteks muatan pembelajaran serta perkembangan belajar yang mengacu pada Kompetensi Inti dan dikembangkan berdasarkan taksonomi hasil belajar.
4.    Taksonomi dimaknai sebagai seperangkat prinsip klasifikasi atau struktur dan kategori ranah kemampuan tentang perilaku peserta didik yang terbagi ke dalam ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Pembagian ranah perilaku belajar dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku seseorang selama proses pembelajaran sampai pada pencapaian hasil belajar, dirumuskan dalam perilaku (behaviour) dan terdapat pada indikator pencapaian kompetensi.
5.    Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran tertentu dalam skala makro, yang memberikan informasi tentang kompetensi dasar , materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran.
B.   Deskripsi

1.    Hasil belajar dirumuskan dalam tiga kelompok ranah taksonomi meliputi ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pembagian taksonomi hasil belajar dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku peserta didik selama proses belajar sampai pada pencapaian hasil belajar yang dirumuskan dalam aspek perilaku (behaviour) tujuan pembelajaran. Umumnya klasifikasi perilaku hasil belajar yang digunakan berdasarkan taksonomi Bloom yang pada Kurikulum 2013 yang telah disempurnakan oleh Anderson dan Krathwohl dengan pengelompokan menjadi : (1) Sikap (affective) merupakan perilaku, emosi dan perasaan dalam bersikap dan merasa, (2) Pengetahuan (cognitive) merupakan kapabilitas intelektual dalam bentuk pengetahuan atau berpikir, (3) Keterampilan (psychomotor) merupakan keterampilan manual atau motorik dalam bentuk melakukan.